Mahabbah Rindu

Masa Kita #2

Akan ada masanya, seseorang dalam tahap ini. "Saya dan kamu cocok. Namun, kedatangan saya dalam keadaan kami terikat. Dan kedatanganmu kini, dalam keadaan saya sudah tak memiliki rasa lagi." "Saya pernah memiliki rasa padamu. Namun, saya tak berani mengungkapkannya. Menjagamu dari omongan kawan-kawan saya terhadapmu." "Saya pun bisa jadi begitu. Namun, kamu menghilang. Kamu angin.… Continue reading Masa Kita #2

Advertisements
Kisah Seseorang

Kamu, Kapan Mikirnya, Coba?

"Kamu, kapan mikirnya, coba?" "Iya. Coba, deh, kamu selesaikan dulu, menurut pilihanmu. Misal. Orang yang benar-benar kamu andelin udah gak ada. Kamu mau sama siapa?" "Kamu mau mimpi-mimpi kamu cuma sebatas itu?" "Kenapa mau ke Jepang?" "Kamu yakin emang?" "Ya. Emang gitu. Udah, sabar saja." "Iya. Saya sengaja mengacuhkanmu. Maaf." -

Mahabbah Rindu

Panggilan Pertama di Suatu Malam #1

"Kamu ingat? Waktu pertama kali kita bertemu di forum, saya pikir kamu dan Diani orang yang gak sopan banget. Masak iya ada kakak senior dipanggilnya 'Kamu'." "Saya ingat betul kosmu. No. 72 kan? Saya pernah ke sana sekali." "Saya sudah lama ingin menanyakan ini. Em, sebentar, saya malu. Saya boleh jujur?" "Saya ingin menanyakan statusmu.… Continue reading Panggilan Pertama di Suatu Malam #1

Something That Makes Me Better

Gedung Pencakar

Hari yang berat. Mungkin, jika aku tak bercakap dengan manusia barang seorang pun, masih saja terpikirkan beratnya. Tangisan yang lumayan lama begitu keluar dari ruang itu. Sedikit sesenggukan berjalan menapaki dinginnya ruang. Sapaan satpam yang hendak menyapa balik pun, sebenernya enggan. Lelah. Aku masih bersyukur, ragaku masih di tanah rantau ini. Jika tidak, tak mampu… Continue reading Gedung Pencakar

Kisah Seseorang

Setahu Kita, Tak Ada Cerminan Itu

Malam itu, salah satu kawan kita mengajakku untuk keluar. Sekedar mencari makan dan ketenangan dari hiruk pikuk jalanan Mulyosari, yang dulu biasa kita lalui. Dulu, kita pernah seperti ini. Bercanda sejenak untuk menghabiskan malam. Aku tak ingin membahas tentang bagaimana kita dulu. Tidak juga dengan apa yang telah terjadi di antara kita hingga pada akhirnya… Continue reading Setahu Kita, Tak Ada Cerminan Itu

Something That Makes Me Better

My Pillow Talk

Aku, baru saja merenung. Epok-epok merenung saja, hanya ingin menghabiskan jatah malam dengan untaian pikiran. Aku, dulu pernah menyesal ketika pernyataanmu padaku datang pada saat yang tidak tepat. Saat aku terikat dengan pria lain. Saat yang tidak mungkin untuk berhati lain. Kemarin, mungkin bukan untuk pertama kalinya, aku berharap bahwa tak ada lagi penyesalan itu.… Continue reading My Pillow Talk

Something That Makes Me Better

Hujan Tanpa Air

Terlalu pagi untuk merisaukan bagaimana hariku akan berjalan saat ini. Terlalu dini, mungkin. Toh, secangkir kopi hangat dan alunan musik Yiruma tetap dapat membuatku tenang untuk beberapa saat. Akhir-akhir ini, rasanya memang semacam banyak peristiwa yang hit and run. Beberapa lainnya, melegakan hati. Beberapa lainnya, membuat sedikit gelisah. Tetap dengan permasalahan yang sama, sebenarnya. Entah kenapa, masih… Continue reading Hujan Tanpa Air

Kisah Seseorang

Lulus

“Alhamdulillah, Pak, Bahruddin lulus! Anak kita lulus, Pak!” “Subhanallah, makasih, Ya Allah!” *** Hingga kini, masih terngiang ucap syukur dari Abah dan Mamak ketika mendengar pengumuman kelulusanku beberapa tahun silam. Aku Bahruddin. Kini aku merupakan salah satu pemegang penting di sebuah perusahaan. Pagi ini, aku akan menghadiri panggilan sekolah. Anakku, Tio, sudah beberapa kali berbuat… Continue reading Lulus